Nyesek! 5 Budaya Asli Indonesia Ini Diklaim Negara Lain

budaya asli indonesia

Coba kengkawan perhatiin gaya bahasa yang digunakan sehari-hari anatar orang Jawa Tengah dengan Jawa Timur dan Jawa Barat.

Jangankan satu negara, di suatu pulau yang terdiri dalam beberapa wilayah kota dan kabupaten saja, kita udah bisa nemuin ratusan kebudayaan yang berbeda-beda mulai dari bahasa, kebiasaan, pakaian daerah, lagu daerah dan lain-lainya.

Sebagai warga negara yang memiliki banyak kebudayaan, kita tentunya memiliki rasa bangga tersendiri kepada Indonesia. Bayangkan, dari Sabang sampe Marauke kita udah kaya dari segi apapun. Lalu, ketika apa yang telah kita miliki itu diklaim oleh negara lain, diem aja?

Jangan dong! Jangan sampe terulang seperti 5 budaya asli Indonesia yang diklaim negara lain dibawah ini!

1.Tarian Daerah, Kain, Lagu, sampe Pulau Kecil diklaim Negara Malaysia

budaya asli indonesia

Sumber: amalianovita.blogspot.com

Klaim budaya Indonesia yang dilakukan Malaysia bahkan ngga cuma satu, dua kali dan bukan hanya pada beberapa budaya Insonesia. Pemberitaan masalah yang satu ini mungkin lebih gencar dan lebih akrab di telinga kita.

Mulai dari lagu daerah, tarian tradisional, hingga produk kain dan juga pulau kecil yang semuanya termasuk dalam warisan budaya Indonesia sempat diklaim oleh Malaysia.

2. Batik Jawa, yang kini jadi design produk dari Jerman

budaya asli indonesia

Sumber: keypoo.com

Dalam seri "Adidas Materils of the World Project", produk Adidas yang menggunakan budaya Batik Jawa ini hanya diproduksi sebanyak 1000 unit saja. Ada beberapa produk yang menggunakan desain batik ini seperti jaket, kaos, sepatu, dan topi.

Kasus ini digunakan sebagai desain pada tahun 2006, ada yang mendukung dan merasa bangga dengan penggunaan motif Batik Jawa tersebut dan beranggapan bahwa budaya kita semakin dikenal oleh masyarakat dunia. Pro dan kontra terhadap kasus ini bergulir diantara masyarakat Indonesia.

3. Kopi Gayo asal Aceh ini diklaim Perusahaan Multinasional Belanda

budaya asli indonesia

Sumber: kompas.com

Masalah muncul ketika kopi asli Indonesia ini diproduksi perusahaan asal belanda dan sempat diklaim sebagai produksi Negara Seribu Kincir tersebut.

Warisan budaya Indonesia yang juga menjadi kebanggaan kita dalam bentuk minuman salah satunya adalah Kopi Gayo yang asli dari Aceh. Siapa sangka, jenis kopi arabika ini pernah diklaim oleh Belanda.

4. Kopi Toraja, diklaim perusahaan asal Jepang

budaya asli indonesia

Sumber: wordpress.com

Produk ini pernah diklaim oleh Jepang sebagai produk asli negara maju tersebut. Bahkan, harga kopi Toraja yang ditawarkan sejak dibungkus oleh jepang bisa mencapai Rp.169ribu secangkir!

Promosi yang dilakukakn bahkan sampai terang-terangan mereka menyatakan Kopi Toraja sudah menjadi produk yang berlable KEY COFEE.

Tahun 2005, Kopi Toraja yang merupakan Budaya asli Indonesia, khususnya berasal dari Sulawesi Selatan, pernah menjadi bahan perdebatan dan perebutan antara Indonesia dengan Jepang.

5. Kerajinan Perak Desak Suwarti (Bali) diklaim warna Negara Amerika

budaya asli indonesia

Sumber: balinatureholiday.com

Bentuk kebudayaan lain yang sempat diklaim oleh negara lain adalah desain kerajinan perak Desak Suwarti, pengrajin perak asal Desa Celuk, Gianyar, yang diklaim oleh warga Negara Amerika, mantan konsumennya yang menyatakan bahwa desain kerjainan perka tersebut sebagi hasil karyanya dan digunakan untuk kepentingan komersial.

Jika sudah terjadi kek gini kasus klaim budaya oleh negara lain, baru kita bingung untuk merebutnya kembali dan cenderung menyalahkan pemerintah karena tidak peduli pada harta negara. Rasa bangga boleh aja kita miliki, namun kudu meneriman konsekuensi untuk ikut serta dalam melestarikannya.

Sebenarnya, kitalah yang paling depan menjaga untuk memulai perubahan dan revolusi mental, termasuk dalam upaya menjaga dan melestarikan budaya Indonesia. jangan cuma marah, protes, lalu menyalahkan pemerintah, cobalah kita intropeksi dengan diri kita. apa yang udah kita lakuin untuk menjaga hasil kebudayaan bangsa kita ini.

Mau komen? Klik di Sini Kuy!
Loading ...