Melawan Stigma Negatif! 5 Bahaya Kebanyakan Micin Ini Hanyalah Mitos Belaka!

kebanyakan micin

Micin oohh micin. Akhir-akhir ini micin lagi banyak disebut nih gengs. Tapi gak cuma micin aja, biasanya diikutin dengan kata-kata "Kebanyakan makan micin".

Dimana sih "kebanyakan makan micin" ini disebut-sebut? Yaaa biasanya di kolom komentar media sosial gengs, yang isinya warganet budiman suci.

Lalu kapan sih kata-kata itu disebut? Yaaa disaat ada pengguna media sosial lain bertindak bodoh dan tidak berhati-hati memposting-nya di media sosial mereka. Alhasil itu kolom komentar penuh dengan micin-micinan deh.

Nah, tapi ada satu pertanyaan yang terlintas nih, apa hubungannya micin dan tindakan bodoh? Eaaaaa, jadi ingat kata-kata yang sering keluar dari orang tua pas kita kecil kan?

"Jangan kebanyakan micin, nanti bodoh!", "Jangan beli makanan pinggir jalan, banyak micinnya! nanti bodoh".

Ternyata, apa yang selama ini banyak diomongin orang-orang itu hanyalah MITOS gengs! Yoi. Micin ternyata gak seperti apa yang orang-orang bilang. Dan berikut ini akan gue bahas beberapa bahaya micin yang cuma mitos belaka! :D

1. Micin bikin bodoh!

bahaya micin

Sumber: twitter

Bikin bodoh! Yap, bahaya micin yang satu ini adalah yang paling menyelimuti pikiran orang-orang gengs. Bahkan beberapa orang menghindari menggunakan micin karena mempercayai mitos tersebut.

Faktanya, WHO menetapkan batas aman konsumsi MSG sebanyak 6 gram per harinya. Kementerian Kesehatran RI juga merekomendasikan batas aman MSG sebanyak 5 gram!

Tapi apakah kengkawan tau berapa micin yang dikonsumsi manusia, terutama masyarakat Indonesia? Ternyata, per harinya orang Indonesia hanya mengkonsumsi sebanyak 0,65 gram. Jauh di bawah dari batas maksimal yang ditentukan!

Dalam sebuah wawancara, ahli gizi dari University of Sydney, Leona Victoria Djajadi, mengungkap hal yang sama. Ia mengatakan jika mengkonsumsi micin tak akan membuat seseorang menjadi bodoh!

2. Terbuat dari bahan kimia non-alami!

bahaya micin

Sumber: calvaryindustries.com

Micin juga sering disangka tidak alami alias dibuat dari bahan kimia. Mungkin karena bentuknya yang kaya serpihan kaca kali yaa, jadi banyak yang ngira micin terbuat dari bahan kimia.

Padahal micin terdiri dari 78% Glutamat, 12% Natrium dan 10% air. Kandungan glutamat yang tinggi itulah yang menyebabkan rasa gurih gengs.

Dan Glutamat ini bukan bahan kimia gengs. Glutamat adalah asam amino non esensial penyusun protein yang juga terdapat  dalam makanan lain seperti daging, susu, keju, ASI dan dalam tubuh kita pun mengandung glutamat.

Glutamat sendiri dibutuhkan sebagai sumber energi usus halus dalam mencerna dan menyerap makanan.

Singkat cerita, micin ini dibuat melalui proses fermentasi tetes tebu oleh bakteri Brevi-bacterium lactofermentum yang menghasilkan asam glutamat. Kemudian, dilakukan penambahan garam sehingga mengkristal. Maka dari itu, MSG sering bentuknya kristal putih, mirip serpihan kaca.

3. Menyebabkan mandul

bahaya micin

Sumber: KlinikUtamaGracia

Mitos totalitas yang satu ini malah gak ada hubungannya gengs. Tidak pernah ada sejarah yang tercatat bahwa micin mampu mengakibatkan seseorang menjadi mandul. Zat-zat yang terkandung didalamnya pun gak berhubungan sama alat vital atau sistem reproduksi manusia.

Jadi kalo ada yang nanya "micin bikin mandul apa nggak?" Jawabannya, nggak sama sekali :D

4. Menyebabkan Kanker

bahaya micin

Sumber: HelloSehat

Kanker bukan penyakit main-main gengs! Gak bisa diobatin 3-4 hari sembuh. Kalo memang micin bisa bikin kanker, seharusnya penyedap rasa ini tidak dijual bebas atau bahkan dilarang produksinya.

Kecuali kanker yang kengkawan maksud adalah kantong kering. Nah kalo gue gak perlu makan micin juga udah kanker alias kantong kering. :D

5. Merusak jaringan otak

bahaya micin

Sumber: JurnalWarga

Nah, yang satu ini terpaksa gue bilang BENAR gengs! TAPI benar bersyarat. Kenapa gue bisa bilang benar bersyarat? Karena menurut sebuah riset yang dilakukan oleh seorang ahli saraf bernama John Olney, MSG memang dapat menimbulkan kerusakan pada otak jika dikonsumsi secara berlebihan.

Dan benar saja, Olney menyuntikkan MSG sebanyak  4 gram/kilogram berat badannya setiap hari secara langsung ke tikus-tikus percobaannya sejak masih bayi. Ketika membesar, tikus-tikus tersebut menunjukkan gejala-gejala kerusakan otak, obesitas, kemandulan, dan pertumbuhan yang terhambat. Sedangkan kita hanya mengkonsumsi 0,65 gram per harinya.

Jadi udah pada tercerahkan yaaa. Micin itu bukan penyebab kebodohan dan penyakit berbahaya lainnya. Kalo ada yang bodoh, terus alasannya dulu waktu kecil kebanyakan makan micin, yaaa bukan karena micin gengs, tapi emang bodoh beneraaan! :D

Mau komen? Klik di Sini Kuy!
Download :Dagelan App di sini!
Loading ...