Ada Tradisi Menikahkan Mayat Pria Lajang Di Tiongkok, Lah?

293 Views
Pernah kebayang ngga sih geng kalau seseorang yang sudah jadi mayat lalu dinikahkan? Secara logika kayaknya ngga mungkin ya gengs. Secara kan mayat yang nikah juga ngga bisa memberikan keturunan nantinya. Tapi, percaya ngga percaya nih gengs, di Tiongkok terutama di bagian tengah seperti wilayah Provinsi Shanxi dan Henan ada lho tradisi menikahkan mayat, jadi seseorang yang sudah menjadi mayat lalu dinikahkan, loh kok? :D

Mereka masih percaya kalau pria lajang yang keburu meninggal akan membawa petaka buat keluarganya. Maka dari itu, pihak keluarga mencarikan mayat wanitanya untuk dinikahkan. Biasanya nih gengs, pihak keluarga membeli mayat wanita dari pihak pengepul, dari keluarga wanita, atau mencuri dari kuburan. Wah..wah.. serem uga ya gengs. Mau tau cerita lengkap tradisi menikahkan mayat gengs? Scroll terus gengsss.. :D

1. Sejarah tradisi pernikahan mayat

Tradisi Menikahkan Mayat
Sumber: duniaarwah.blogspot


Ternyata, tradisi ini sudah aja sejak 3000 tahun yang lalu gengs. Mengapa dilakukan pernikahan? Alasannya biar mayat pria lajang tersebut ngga kesepian di dunia arwah gengs. Mereka percaya bahwa mayat yang kesepian bakal balik lagi alias pulang kerumah gengs, dan itu yang membuat keluarga mengalami berbagai kesialan gengs. Duh, agak serem ya mayat yang merasa kesepian. Hehehe. Kirain cuma jomblo doang :D

Nah, untuk mendapatkan mayat wanitanya harus dari keluarga mayat wanitanya. Biasanya keluarga wanita yang memiliki anak atau saudara, mereka langsung inisiatif untuk nawarin ntu mayat. Harga yang diminta juga variasi gengs, mulai dari minta perhiasan, uang, hingga rumah mewah :D

2. Sempat dilarang, namun kembali lagi tradisi ini

Tradisi Menikahkan Mayat
Sumber: tokopoker.org


Pada masa pemerintahan Mao Zedong, ternyata pernikahan semacam ini dilarang karena dianggap tidak benar. Namun, ketia Mao Zedong mundur dari jabatannya, berlanjut lagi nih pernikahan antar mayat ini gengs. Daripada kena sial, begitulah masyarakat Tiongkok mempercayainya.

Seiring berjalannya waktu nih gengs, tradisi ini menjadi tradisi yang sangat penting. Bahkan ada oknum yang melakukannya sebagai mata pencahariannya. Keluarga yang tidak menemukan mayat wanita untuk dinikahkan dengan anaknya, akan meminta seseorang untuk mencari mayat pendampingnya dan akan ditebus dengan sejumlah uang. Mayat laku juga ya di Tiongkok.. hadeeehhh :D

3. Karena mayat wanita bernilai tinggi, keluarga mencuri mayat wanita

Tradisi Menikahkan Mayat
Sumber: jawapos makassar


Karena harga mayat wanita bernilai tinggi, si penjual mayat wanita memanfaatkannya untuk menguras harta keluarga dari pengantin pria nya. Cara mensiasatinya, pihak keluarga sampai mencuri mayat wanita dikuburan :D

Meskipun mayat wanita tinggal tulangnya doang nih gengs, jangan sangka, harganya bukan maen gengs. Mayat wanita yang tinggal tulangnya doang bisa dihargai 50.000 yuan, kalau masih utuh dan baru meninggal beberapa hari bisa bernilai 100.000 yuan. Mahal uga yah harga mayat :D

4. Berbagai macam cara dilakukan demi mendapatkan mayat wanita

Tradisi Menikahkan Mayat
Sumber: media islamia


Maraknya pencurian mayat wanita di wilayah Shanxi, polisi setempat sering melakukan penyelidikan dan penjagaan di makam. Alhasil, para pencuri mayat jadi bingung bukan kepalang karena mata pencahariannya menjadi sulit didapatkan. Akhirnya, wanita yang memiliki keterbelakangan mental pun jadi buruannya. Mereka diiming-imingi makanan atau mainan. Setelah itu, mereka diculik lalu dijadikan mayat yang siap dijual ke keluarga yang membutuhkan mayat wanita. Penculik, yang kamu lakukan ke wanita itu Jahat! Loh, jadi drama. hehehe :D

Begitulah kisahnya gengs, mengapa sampai ada itu tradisi dan bagaimana caranya orang rela melakukan apapun demi mendapatkan uang. Adegan diatas jangan ditiru ya gengs :D
204
shares
Mau komen? Klik di Sini Kuy!
Download :Dagelan App di sini!
Loading ...