5 Presiden Klub Sepakbola Terlama, Panjang Umur Ya Bossque!

103 Views
Gengs! Ada yang tau Presiden klub sepakbola terlama? Yap, dalam sepakbola, sosok pelatih, pemain dan fans adalah koentji yang tak bisa terpisahkan satu sama lain. Kita bisa mengenal sepakbola bedasarkan tiga faktor tersebut. Tak salah memang. Namun dibalik berbagai faktor di atas, peran seorang Presiden dalam dunia si kulit bundar merupakan hal yang penting.

Berbagai kebijakan strategis dari presiden bisa membawa efek positif untuk tim, begitu pula sebaliknya. Bedasarkan data yang telah dihimpun, ternyata ada beberapa presiden yang berkuasa lama atas sebuah tim sepakbola. Durasinya bisa mencapai puluhan tahun. Siapa saja mereka, para Presiden klub sepakbola terlama? Kuy cekidot

1. Santiago Bernabeu Yeste

presiden klub sepakbola terlama
Sumber: marca.com


Presiden klub sepakbola terlama yang pertama adalah Santiago Bernabeu Yeste. Doi memimpin Real Madrid sejak tahun 1943-1978 bukanlah pekerjaan mudah. Semua orang tahu sejak jaman dahulu, Madrid adalah tim berprestasi. Bahkan di tangan Santiago Bernabeu, klub asal ibukota Spanyol ini berhasil merengkuh kejayaan di Eropa pada medio 50an. Karena jasanya yang cukup signifikan, nama Bernabeu pun diabadikan menjadi stadion tim berjuluk Los Galaticos ini.

2. Silvio Berlusconi


Sumber: www.rossoneriblog.com


Berbagai prestasi yang direngkuh Milan dari pertengahan 80an hingga hari ini tak lepas dari tangan dingin Berlusconi. Pasca menjabat sebagai presiden Milan di tahun 1986, Berlusconi tak pernah segan untuk menggelontorkan dana demi mengerek prestasi tim merah hitam.

Meskipun demikian, tak jarang mantan perdana menteri Italia ini kerap melakukan berbagai kontroversi seperti mencampuri urusan taktik pelatih, menjual pemain-pemain bintang ke tim lain serta mencampuri kebijakan transfer klub.

3. Ken Bates


Sumber: http://e2.365dm.com


Sosok pebisnis asal Inggris ini mengakusisi Chelsea seharga satu pounds pada tahun 1982 silam. Harga tersebut terlihat sebagai angka yang main-main. Namun Bates membeli tim asal London Barat ini dengan berbagai polemik di dalamnya sehingga harga tersebut merupakan angka wajar karena tak satu pun investor mau membeli Chelsea.

Ia pun cukup berjasa saat mengembalikan kandang Chelsea, Stamford Bridge setelah sebelumnya menjadi milik developer. Di tangan Bates, si biru berhasi merengkuh piala liga, piala Winners serta piala FA Di tahun 2004, Bates menjual Chelsea ke tangan taipan asal Russia, Roman Abramovich dengan nilai cukup fantastis, 140 juta pounds. Sejak saat itu, nasib Chelsea tak lagi sama.

4. Massimmo Morrati


Sumber: http://www.progettointer.com


Jika Milan memiliki Berlusconi sebagai penyokong dana, maka Inter memiliki Massimmo Morati sebagai mesin pengerak tim. Pasca berkuasa di medio 80an, Morrati tak pernah segan untuk mengucurkan dana segar bagi tim berjuluk la beneamata agar bisa mencapai prestasi emas pada masa kepemimpinan ayahnya, Angelo Morrati.

18 tahun menjabat sebagai presiden, Inter Milan berhasil merengkuh 5 gelar juara Serie A, empat Coppa Italia, empat Supercoppa Italia, liga champions, piala UEFA dan Piala dunia antarklub. Morrati pun harus meletakan posisinya di Inter setelah pebisnis asal Indonesia, Erick Thohir pada tahun 2013 lalu.

5. Maurizio Zamparini


Sumber: http://www.blogsicilia.it


Sejak mengakusisi Palermo pada 2002, Zamparini banyak melakukan kebijakan apik sekaligus kontroversial. Di tangannya, Palermo banyak melahirkan beberapa nama besar seperti Edison Cavani, Luca Toni, Paolo Dybala, Javier Pastore dan masih banyak lagi. Selain itu, dalam 15 tahun kepemimpinannya, ia juga mencatatkan rekor dengan memecat pelatih sebanyak 40 kali. Belum lama ini, Zamparini telah meletakan tahtanya sebagai Presiden Palermo.

 
121
shares
Mau komen? Klik di Sini Kuy!
Download :Dagelan App di sini!
Loading ...