My True Love: Prolog

My True Love

Clarissa sudah siap dengan penampilan sederhananya sekarang. Ia hanya tampak menggunakan kaos dan celana panjang dengan wajah polos tanpa makeup. Ya, Clarissa memang berbeda dengan pemudi pada umumnya yang mungkin senang dengan tampilan cantik nan mewah. Sebetulnya bukan berarti Clarissa tidak senang dengan tampilan seperti pemudi pada umumnya, hanya saja ia selalu merasa minder karena kondisi matanya yang tidak sempurna ditambah lagi dengan kaki kirinya yang kurang bisa menapak dengan sempurna :D

My True Love
Sumber: shutterstock.com

Itu semua terjadi karena Clarissa mengidap penyakit pholio sejak kecil sehingga harus seperti ini. Hari ini sesuai janji, Clarissa akan pergi dengan 3 temannya. Sepasang kekasih Endru dan Tania, yang satunya lagi teman baiknya yang baru setahun lebih bernama Rafael :D

“Mau pesan apa, sayang?’’ tanya Endru ke Tania begitu mereka semua sudah sampai di sebuah café :D

“Aku mau jus apel dan spaghetti aja deh,’’ jawab Tania :D

Sebenarnya entah ini salah atau bagaimana, diam- diam Clarissa menaruh perhatian pada Endru. Jelas, Endru tidak mengetahuinya. Clarissa sesekali bingung mengapa perasaan itu bisa datang ke Endru, yang jelas- jelas sudah memiliki pujaan hati :D

“Kok bengong?’’ tanya Rafael sambil menggoyangkan kedua tangannya :D

“Awas kesambet, Sa,’’ gurau Tania :D

“Biasa mikirin kerjaan,’’ balas Clarissa yang langsung tersadar :D

Setelah makan, mereka lanjut bekeliling ke sebuah mall. Pulang dari acara itu, Clarissa tidak bisa tidur. Entah mengapa ia terus memikirkan Endru, semakin lama perasaannya semakin dalam. Hingga akhirnya, ia mencoba berdoa untuk sedikit menghilangkan kegundahan dihatinya :D

“Ya Tuhan, aku nggak tahu harus gimana. Kenapa perasaan ini bisa datang ke Endru. Tuhan aku mohon bantu aku menghilangkannya, temukan laki- laki yang baik  yang bisa menerima kondisi aku apa adanya karena seperti yang Engkau ketahui aku juga begitu minder dengan kondisi seperti ini,” pinta Clarissa dalam hati :D

To be continue…

Pelajar sesat yang baru saja naik pangkat menjadi mahasiswa sesat. Wajib banget baca tulisannya karena wajib. Sekian, aku sayang Lee Min Ho.