Makanan Korea Utara ini Cukup Lezat loh, Jangan Maunya Makanan Korea Selatan Aja

Sebagian dari kita mungkin menganggap kalau Korea Utara merupakan negara yang cukup menakutkan karena kediktatoran sang pemimpin, Kim Jong Un. Namun dibalik itu semua, Korea Utara masih menyimpan hal yang cukup menyenangkan, makanannya. Apa aja sih makanan korea Utara yang mampu membuat lidah kita bergoyang? Kuy kita cek :D

1. Pyongyang Cold Noddles

makanan korea utara
Sumber: http://www.maangchi.com

Makanan korea utara yang pertama adalah mie dingin. Mie ini kerap muncul di berbagai serial drama korea. Makanan ini juga sangat cocok dimakan saat musim panas tiba loh :D

2. Bubur Jagung

sumber: http://4.bp.blogspot.com

Di Indonesia, Bubur Ayam biasanya familiar untuk  dijadikan sarapan. Di Korea Utara, Bubur Jagung adalah menu favorit masyarakat sana sebagai penambah energi di pagi hari. Rasanya? Ya rasa bubur campur jagung lah. Masa rasa bubur sum-sum :D

3. Injo Gogi Bap

Sumber: thedailymeal.net

Injo Gogi Bap adalah makanan Korea Utara berbahan dasar, kedelai yang teksturnya menyerupai sosis. Awalnya makanan ini dibuat ketika Korea Utara mengalami krisis panga di tahun 90an. Namun seiring berjalannya waktu, panganan ini menjadi makanan favorit. Masyarakat Korea Utara biasa menyantapnya dengan saus pedas dan nasi :D

4. Sinseollo

Sumber: tastykfo.nextmp.net

Shabu-shabu ala Korea Utara ini merupakan menu favorit untuk santap malam. Disana, Sinseollo dihargai mulai dari 7 Dollar – 40 Dollar. Harga tersebut memang bervariasi, terantung dimana kamu memakan hidangan lezat ini :D

5. Soondae

Sumber: staticflickr.com

Campuran kedelai, usus babi/daging sapi, jahe segar dan wijen yang dibuat menyerupai sosis ini mampu membuat siapapun lahap menyantapnya. Soondae bisa kita jumpai di berbagai pecinan Korea Utara :D

6. Yubu Chobab

Sumber: staticflickr.com

Makanan berbahan dasar kulit tahu ini memiliki beras sebagai isiannya. Dijamin bakal ngenyangin dah kalo makan ini minimal 5 aja mah :D

7. Kimchi

Sumber: http://www.wikihow.com

Sayuran fermentasi ini sudah banyak kita jumpai di Indonesia. Mengapa makanan ini dimiliki oleh KoreaUtara? Sederhana saja, kedua negara ini memang memiliki kultur yang hampir seragam. Maka, tak heran jika seleranya pun tak jauh berbeda :D