Lagu Anak Tapi Liriknya Ambigu, Masa Sih?

lirik ambigu

Lagu Anak Tapi Liriknya Ambigu

Halo gaes! akhir-akhir ini gw baru sadar kalo ternyata lagu anak-anak yang sering gw dengerin dan gw nyanyiin dengan bangganya di depan teman sekelas gw ternyata ada yang aneh. Anehnya karna lagu tersebut punya lirik yang ambigu dan waktu itu gw ga kepikiran buat nanya ke guru TK gw, ah sial dah kalo gw tanya ke dosen skripsi gw pasti tambah molor LOL. Nih gaes coba lo dalami liriknya trus lo pikir deh ambigu atau enggak :D

1. Bintang Kecil  

“Bintang kecil dilangit yang biru”. Gw heran ini yang nyiptain lagu habis berkunjung ke planet yang lain kayanya, habis kalo liat langit malem hari yang ada warnanya item bukan biru LUL

2. Ibu Kita Kartini

“ibu kita Kartini, putri sejati, putri Indonesia, harum namanya” . Jadi yang bener namanya siapa nih? Ibu Kartini atau Harum ?

3. Naik Kereta Api

“naik kereta api tut tut tut siapa hendak turun ke Bandung Surabaya, Bolehlah naik dengan percuma”. Dari kecil kita udah diajarin gratisan naik dengan percuma, pantes aja banyak masyarakat yang asal masuk ga bayar tiket :D

4. Aku Seorang Kapiten

“aku seorang kapiten, mempunyai pedang panjang, kalau berjalan prok prok prok”. Kalo kalian perhatikan ga ada hubungannya punya pedang panjang trus jalannya prok prok prok coba kalo diganti “mempunyai sepatu kulit” nah baru cocok kan.  :D

5. Pelangi-Pelangi

Lagu dengan lirik ambigu yang terakhir nih cuy, “pelangi pelangi alangkah indahmu merah, kuning, hijau di langit yang biru, pelukismu agung”. Jadi sekarang kita tau gaes, kalo yang melukis pelangi itu ternyata si Agung, tetangga sebelah. Untung bukan Agung Podomoro Grup yah :D

Menurut kalian gimana? kocak kan gaes, lagu anak-anak yang punya lirik ambigu setelah kita perhatikan. Kalo kalian tau yang lainnya share di kolom komentar ya :D

Seorang laki-laki biasa yang tinggal di kota biasa dan hidup secara biasa-biasa saja. Cuma, saya punya cita-cita yang tidak biasa alias luar biasa. Apa tuh? Pokoknya baca terus artikel buatan saya.