Ini Nih Cara Menanggulangi Baper, Cekidot Deh

Baper

Gengs, kita tau sekarang lagi jamannya baper; bawa perasaan. Contoh kebaperan yang melanda kalangan muda adalah saat satu wanita dan satu laki-laki sedang chatting, lalu si lelaki bertanya, “udah makan belom?” Yang terjadi kepada sang wanita adalah, “astaga kok dia perhatian banget ya” lalu sang wanita melakukan screenshot (ngetren banget nih), dan mengirimkan screenshot tersebut ke grup-grup yang biasanya berisi lebih dari empat wanita. Kenapa gue tau? Karena gue wanita gengs :D

Nah, ini dia nightmare bagi para lelaki. Setelah kejadian itu, lo akan dicap PDKT atau pendekatan dengan sang wanita. Kejadian yang paling sering adalah lo berusaha baik ke semua teman wanita lo dalam rangka mencari satu wanita yang cocok untuk lo pdkt-in. Bukan maksud hati gue untuk sotoy, tapi inilah yang menjadi pengalaman gue gengs :D

Saat lelaki menemukan satu wanita yang dianggap cocok, maka si lelaki akan mengurangi intensitas chatting dengan banyak wanita dong geng? Nah, salah satunya si wanita yang langsung baper pas ditanya “udah makan belom” itu. Oke, kita sebut aja wanita baperan itu jadi “Si Udah Makan Belom” yak. Si lelaki akan menjauh perlahan karena dia merasa menemukan satu wanita yang menjadi fokus atau target operasi lelaki tersebut :D

Dua jam setelah kejadian pengurangan intensitas chatting,“Si Udah Makan Belom” itu akan mengirimkan kembali screenshot chat dia dan sang lelaki ke group-group wanitanya dengan caption, “liat deh, kok dia berubah banget ya ke gue.” Respon yang akan didapatkan adalah, “coba gue liat Instagram-nya, jangan-jangan lo di-PHP-in cyin!” Muncul deh kata-kata PHP, “Pemberi Harapan Palsu” yang langsung ditujukan kepada sang lelaki tak berdosa ini :D

Setelah 24 jam dari kejadian pengurangan intensitas chatting,“Si Udah Makan Belom” akan bertanya kepada lelaki, “kok kamu berubah?” dan lelaki yang terkadang terlalu polos akan berkata, “berubah apanya?” Pikiran lelaki tersebut akan langsung menuju ke Power Rangers. Yah, begitulah lelaki. Nggak bisa fokus ke dua hal sekaligus. (ngaku deh lo semua) :D

Sehabis 25 jam dari kejadian pengurangan intensitas chatting, grup-grup “Si Udah Makan Belom” akan berkoar layaknya demo depan gedung MPR gengs. Pilihannya sebagai berikut :D

1. “Ih gue liat di Snapchat dia sama cewek lain deh!”

2. “Astaga ni cowok sok ganteng banget deh, tebar benih dimana-mana”

3. “Sabar ya say, udahlah cowo kaya gitu paling bentar lagi putus terus nyari lo lagi, eww”

4. “EH SUMPAH YA, KALO KETEMU TU COWOK GUE KATA-KATAIN DEPAN MUKANYA. DASAR PHP!!!” (pilihan terburuk gan, siapa tau salah satu cewek di groupnya ada yang galak kaya emaknya bawang merah)

Nah, karena cerita di atas, kita harus sama-sama mengerti kalau wanita berkumpul. Salah satu dari mereka tersakiti, temen-temennya ikutan tersakiti juga gengs. Saran gue sebagai seorang wanita, jangan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang ambigu :D

Ambigu yang gue maksud adalah pertanyaan kepo dan perhatian itu beda tipis gengs. Makanya harus hati-hati dalam pdkt lewat chatting karena intonasi nada berbicara yang lo maksud dan yang dia maksud itu beda jauh gengs :D

Pencegahan bisa dilakukan sejak dini kok gengs. Caranya adalah coba jujur ke wanita yang mirip kaya“Si Udah Makan Belom” di atas. Anggap dia teman biasa, jangan menjauh. Coba katakan bahwa lo sedang mendekati wanita lain tanpa harus minta maaf. Jadi, wanita yang serupa dengan “Si Udah Makan Belom” akan menganggap lo lelaki yang gak peka, tapi lo emang menganggap dia teman ceritanya aja gengs :D

Baper
Sumber: Clarkeallen.com

Begitulah siklus baper, PHP, dan penanggulangannya. Tuh, gue kasih unjuk lo siklus yang menurut gue ampuh untuk ditaro di meja belajar atau meja kantor, supaya lo inget terus saran-saran dari gue ya gengs :D

 

Gue gemesin lho. Baca artikel gue ya biar gue terkenal. Nanti kalo gue udah terkenal, gue bakal kirim doa buat kengkawan semua supaya selalu happy setiap hari.