Ini Dia Alasan Kenapa Kamu Tidak Perlu Menyontek di Kelas

menyontek

Kamu pasti pernah merasa ingin menyerah menghadapi hari-hari menjelang ujian. Apalagi kalau dalam satu hari bisa sampai dua pelajaran dan ditambah lagi dengan kisi-kisi yang seabrek-abrek. Pasti banyak dari kamu yang memilih untuk bikin contekan dan menghadapi ujian dengan harapan teman kamu akan membantumu. Atau berharap ujian tiba-tiba dibatalkan dengan presentase kemungkinan yang sangat kecil :D

Walaupun ujian dianggap mimpi buruk bagi kalangan pelajar, ujian akan tetap berlangsung sedemikian rupa dengan tujuan untuk melihat kompetesi hasil belajar. Untuk mendapatkan hasil memuaskan, banyak dari kamu yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan hasil tersebut. Salah satunya dengan menyontek, tahu gak sih kalau ternyata menyontek itu malah bikin susah. Berikut alasannya :D

1. Harus fokus pada contekan

Sumber : https://eapriani51.wordpress.com/
Sumber : https://eapriani51.wordpress.com/

Banyak metode menyontek yang dikuasai oleh pelajar, misalnya menulis di kertas kecil dengan huruf yang kecil pula. Tanpa disadari pada saat kamu menyontek di kertas kecil yang sudah kamu selipkan di kantong, tempat pensil ataupun di bawah lembar jawaban, kamu harus memfokuskan pandangan kamu ke tulisan kecil tersebut yang membuat otot mata bekerja berat dan bisa merubah fokus mata, yang mengakibatkan timbulnya rabun jauh :D

Bukan hanya itu, pada saat mencari jawaban di contekan, kamu fokus pada contekan karena kamu takut salah tulis sehingga kamu lupa kalau ada pengawas yang sedang mengintai kelalaian kamu. Padahal ketika kamu membuat contekan kamu pun harus menguasai contekan kamu, sama saja kamu mengulang pelajaran, ya kan? :D

2. Ribet

Sumber : http://www.hipwee.com
Sumber : http://www.hipwee.com

Membuat strategi menyontek dengan banyak cara sudah menjadi hal lumrah bagi kamu yang masih duduk di bangku sekolah atau perkuliahan, bahkan kamu berlomba-lomba membuat ide dan strategi baru untuk menyontek. Salah satunya dengan menulis jawaban kisi-kisi pada selembar kertas yang bisa disembunyikan di kantong, kaos kaki, ataupun tempat pensil :D

Coba kamu bayangkan ketika kamu mencari bahan apa yang akan kamu tulis, sebenarnya sama saja dengan kamu mengulang pelajaran dan kamu tulis lagi. Padahal menulis akan menambah daya ingat kamu terhadap apa yang kamu tulis. Lebih baik kamu sekalian belajar saja, bukan? :D

3. Rasa takut

Sumber : http://www.maritaningtyas.com
Sumber : http://www.maritaningtyas.com

Perasaan hati-hati, cemas dan takut ketahuan pun harus kamu kontrol pada saat ujian berlangsung. Kamu harus tetap waspada melihat kanan kiri dan mengatur posisi tempat duduk. Rasa takut akan membuat kamu panik yang mengakibatkan perubahan perilaku pada saat ujian, contohnya kamu akan menjatuhkan pulpen, melirik kanan kiri atau bahkan kamu tidak bisa diam. Jika kamu tidak bisa mengkontrolnya, maka siap-siap ketahuan dan pastinya akan ada hukuman buat kamu :D

4. Menyontek menggunakan ‘mbah’ Google

Sumber : http://www.sarangberita.com/
Sumber : http://www.sarangberita.com/

Kecanggihan teknologi mempermudah hal sulit seperti menulis dan membuat contekan. Mudahnya mengakses internet membuat pelajar dengan santai menghadapi ujian. Jawaban dari soal-soal ujian pun dengan mudah dicari melalui internet. Tapi jangan salah, membuka ponsel pada saat ujian pun hal yang sulit dilakukan :D

Apalagi kamu harus membuka kode ponselmu terlebih dahulu, lalu mengetik pertanyaan di kolom pencarian. Mudah, jika kamu bisa membuka ponsel mu terang-terangan di atas meja, tapi pada saat ujian kamu harus meletakkan ponselmu di selipan kaki atau kantong. Belum lagi kalau ternyata kamu tidak diizinkan untuk membawa ponsel dan kamu belum belajar ataupun mempersiapkan contekan. Ribet, bukan? :D

Jadi, daripada kamu harus ribet-ribet menyontek lebih baik kamu belajar semalam sebelum ujian dengan cara mengulang pelajaran dan menulis kembali apa yang sudah kamu pelajari. Good luck! :D

Seorang cewek yang Alhamdulillah masih single HAHA dan punya moto hidup ‘enakin aja’. Se-engga enaknya hidup tetep enakin aja karena dari enakin aja maka yang gak enak jadi enak. salam enak! :D