Ini Alasan Kenapa Kengkawan Harus Ikuti Arus Utama Alias Mainstream

mainstream

Sebelum bahan mainstream, kengkawan pastinya tau dong apa itu mainstream atau dalam bahasa Indonesia bisa disebut dengan ikut arus utama? Nah yang belom tau, eug bakal jelasin secara singkat deh, mainstream itu apa. Singkatnya, mainstream itu segala sesuatu yang udah umum terjadi. Terkadang, kita memilih mainstream daripada antimainstream yang maknanya kebalikan dari arus utama tersebut. Apa sih, alesan kita menjadi orang seperti itu? Kuy artikel ini diskrol!

1. Cari Aman

mainstream
Sumber : www.thecoastgroup.ca

Kita memilih jalan ini untuk cari aman. Karena, mungkin aja kita belom siap untuk mengambil risiko dari pilihan hidup yang lain. Jadi, daripada dapet risiko yang engga-enggak, mending yang pasti-pasti aja, deh. Cari aman, Broh.

2. Lebih mudah baur dengan lingkungan lain

mainstream
Sumber : glassdoor.com

Kita milih ikut arus utama sama lingkungan di sekeliling kita, biar kita gampang baru sama mereka, dan nyambung diajak ngobrol. Iya, kan?

3. Biar kekinian

mainstream
Sumber : deviantart.com

Biar ngerasa kekinian dan gak ketinggalan jaman, kita malah cenderung menjadi sama dengan yang lainnya dan ikut perkembangan zaman yang kekinian. Hayo, lo gini gak?

4. Gak jadi pusat perhatian orang lain

mainstream
Sumber : pixabay.com

Menjadi mainstream juga memungkinkan diri lo untuk gak jadi pusat perhatian orang lain. Terkadang, kita pengen dong, gak jadi pusat perhatian orang lain? Nah, daripada diperhatiin melulu, mending jadi sama kayak orang kebanyakan deh. Hehehe.

5. Biar ada temennya

mainstream
Sumber : orderedmanagement.co.uk

Wah ini, alasan terklasik kenapa kamu harus ikut arus utama gengs, biar ada temennya. Jadi, kalau ada apa-apa,  enak mau diskusi ke siapa.

Begitulah alesan kenapa lo menjadi ikut arus utama. Ada alasan lain biar tetep kekinian? Yuk, share cerita lo!