Fakta dan Mitos Kucing Jantan Calico, Lo Harus Tau

Kucing 1

Hey semuanya! Pada pelihara kucing ga di rumah? Punya kucing calico alias kucing belang 3 ga? Kucing yang biasa disebut kembang telon ini bukan mengarah kepada jenis atau ras tertentu, melainkakn pada warna corak bulunya. Kucing jenis calico biasanya memiliki kombinasi warna putih, hitam dan orange di satu badannya. :D

Kucing
Sumber: pets.thenest.com

Kucing kembang telon ini dipercaya di beberapa negara sebagai pembawa keberuntungan, salah satunya di Jepang. Tau kan patung kucing yang salah satu kakinya berayun-ayun? Hal itu dianggap dapat menarik pelanggan dan membawa rezeki oleh warga setempat. :D

Kucing
Sumber: wikipedia.org

Tapi, tau ga sih Lo, kalo kucing calico ini mayoritas dan hampir selalu berjenis kelamin betina? Jarang sekali kita temui kucing ini berkelamin jantan, sehingga ada beberapa mitos yang dikaitkan dengan hal ini. Di antaranya adalah kucing ini diyakini memiliki keistimewaan, yaitu punya kekuatan supranatural, mampu menjadi “Raja Kucing” di wilayahnya dan pembawa keberuntungan. :D

Kalopun ada yang lahir kucing calico jantan, pasti akan dimakan induknya sesaat setelah lahir. Banyak yang menganggap kalo hal itu terjadi agar tidak ada kucing yang berkuasa di antara mereka. Tapi, ini cuma mitos lho yaa. :D

Ternyata, ada penjelasan ilmiah di balik fenomena tersebut (sebenernya agak susah juga sih gue jelasinnya). Oke, intinya begini. Kucing betina memiliki kromosom XX sedangkan kucing jantan memiliki kromosom XY. Warna bulu kucing (hitam, putih atau orange) dibawa oleh kromosom X, bisa X dari kucing betina (XX) bisa X dari kucing jantan (XY).

Nah, untuk menjadi kucing calico, dibutuhkan 2 kromosom X dengan gen warna yang berbeda (kromosom Y tidak membawa gen warna, cmiiw). Sehingga, anak kucing yang lahir akan memiliki kromosom XX yaitu kucing betina.

Kucing
Sumber: Cattery.co.id

Jika yang lahir adalah jantan, hal itu disebabkan oleh perubahan ekspresi gen karena perubahan kombinasi kromosom. Jadi, yang harusnya kucing jantan itu kromosomnya XY berubah menjadi XXY. Kromosom XXY ini membawa kelainan pada si kucing berupa gangguan pertumbuhan dan infertilitas alias ga bisa punya anak.

Hal itu yang membuat si induk memakan kucing calico jantan. Insting sang induk membunuh anaknya yang memiliki kelainan itu agar tidak mengganggu daur hidup kucing lainnya. Jadi, bukan karena takut dia bakal jadi penguasa ya. :D

Kemungkinan terjadi kelahiran kucing calico jantan pun sangat langka, yaitu 1:3000 dari semua kelahiran kucing calico. Untuk kucing calico jantan yang sehat dan subur, peluangnya jauh lebih kecil lagi. Kucing calico jantan emang langka banget. Konon, jika dijual harganya bisa puluhan juta rupiah. Gimana, jadi pengen pelihara kucing kembang telon ini? :D

 

Apapun permasalahan hidupmu, jawabnya ada diujung langit. Kita kesana dengan seorang anak. Anak yang tangkas dan juga pemberani.