5 Fakta Kece Overwatch Vs Paladins, Apa Aja Coba?

Overwatch Vs Paladins

Gengs, siapa sih hari gini gamer yang gak tau Overwatch? Sebuah game tembak-tembakan (FPS) buatan developer ternama Blizzard Entertainment, yang selama ini udah ngasih game-game jempolan dan selalu dinanti oleh para gamer hardcore. Kesuksesan dan popularitas Overwatch ini udah terbukti, sampai-sampai banyak bermunculan game-game baru yang serupa, atau rip-off alias plagiat :D

Beberapa waktu lalu, muncul game mobile buatan China yang plek-plekan menggunakan asset Overwatch di game-nya. Tapi, dari sekian banyak game bermunculan itu, ada nih satu game yang bikin penggemar Overwatch agak panas dan bikin heboh dunia FPS. Game itu berjudul Paladins :D

Game Paladins ini berhasil muncul ke permukaan berita gaming karena gameplay-nya yang kompeten untuk menyaingi Overwatch. Meski beberapa kalangan menyebut game ini adalah plagiat Overwatch. Emang sih, beberapa skill hero-nya mirip, namun kenyataannya tidak bagi yang telah mencobanya. Ketimbang plagiat, game ini lebih cocok disebut salah satu kompetitor terberat Overwatch :D

Overwatch Vs Paladins
Sumber: gamingenthusiast.net
Overwatch Vs Paladins
Sumber: gamingenthusiast.net

Buat lo yang pengen tau perbedaan serta kelebihan dari Overwatch vs Paladins, silahkan telan lebih dalam pencerahan di bawah ini. Cekicrot! :D

1. Tema

Overwatch

Overwatch Vs Paladins
Sumber: youtube.com

Untuk Overwatch, Blizzard Entertainment menggusung tema sci-fi dan modern war. Jadi, lo pasti ngeliat senjata super canggih yang ajib banget memenuhi imajinasi tentang perang masa depan. Environment game-nya juga lebih banyak menampilkan tempat-tempat dengan arsitektur yang futuristik :D

Paladins

Overwatch Vs Paladins
Sumber: youtube.com

 

Kalau untuk game garapan Hi-Rez Studios ini, mereka juga menggusung modern war. Tapi, mereka juga menguatkan tema fantasy. Kalian bisa lihat Archer Elf, Dwarfen Engineer, dan monster-monster seperti naga, dan manusia pohon. Map-nya pun kebanyakan memakai environtment yang biasa kalian lihat di film Harry Potter :D

Jadi, cuma masalah selera aja sih. Kalian suka sci-fi atau fantasy? :D

2. Graphics

Overwatch

Overwatch Vs Paladins
Sumber: youtube.com

Overwatch udah jelas punya grafis yang indah dan memanjakan mata. Sudah pasti dong, game berbayar dari Blizzard Entertainment ini ga mungkin ngecewain untuk segi grafisnya. Butuh spec computer yang cukup tinggi juga tentunya untuk menikmati Overwatch secara maksimal. Good enough? Let’s advance to Paladins :D

Paladins

Overwatch Vs Paladins
Sumber: youtube.com

Untuk urusan grafis, Paladins juga gak kalah kok dari Overwatch. Hanya saja, Hi-Rez Studios memang mengambil gaya yang lebih “tidak terlalu realis” atau lebih kartun gitu untuk diterapkan di game Paladins ini agar cocok dengan tema fantasy yang mereka mau tunjukkan. Dan karena grafis yang gak terlalu heboh, jadi nguntungin banget buat player yang spec komputernya ala kadarnya untuk bisa tetap bermain :D

3. Game Mode

Overwatch Vs Paladins
Sumber: youtube.com

Overwatch dan Paladins punya kemiripan gameplay, mereka sama-sama menamai genre-nya sebagai Team-based FPS. Bedanya dengan FPS kebanyakan adalah, fokus lo pada game ber-genre ini bukan cuma saling bunuh. Lo harus bisa bikin kerja sama yang baik dengan tim lo untuk menyelesaikan objective atau misi, agar dapat memenangkan permainan. Tapi ada sedikit perbedaan diantara dua game ini. Apakah itu? Silahkan baca sendiri :D

Overwatch

  • Ada 2 mode, casual dan competitive dengan system rank.
  • Terbagi 2 gameplay, capture the point, yang misinya menuntut lo untuk bisa mempertahankan spot untuk mendapat kemenangan, dan escort the payload, menggiring payload sampai ke target lokasi.
  • Score didapat bila tim berhasil merebut spot dalam capture the point. Score didapat bila payload lo sampai tujuan, atau tim lo berhasil menggagalkan payload musuh.
  • Ada beberapa check-point untuk payload sebelum lo sampai di target lokasi. Setiap sampai check-point, lokasi respawn juga akan lebih dekat dengan payload-nya.
  • Biarpun menggusung Team-based FPS, di Overwatch ada fitur yang bernama Player Of The Game (POTG) atau bisa dibilang semacam highlight untuk MVP. Biasanya, player yang masuk POTG adalah player yang bisa menyapu musuh dengan 5 player multi-kill. Ternyata masih nonjolin jumlah kill-nya ya?

Paladins

  • Ada 2 mode, casual dan competitive dengan system rank.
  • Mode permainan adalah gabungan capture the point dan escort payload. Jadi, kedua tim harus memperebutkan spot dalam waktu yang ditentukan, tim yang berhasil merebut spot akan mendapat payload yang harus mereka giring sampai ke tujuan.
  • Satu mode baru yang bernama survival mode. Salah satu player dalam tim dituntut bertahan hidup selama durasi yang ditentukan.
  • Dalam satu match, tim harus mendapatkan 4 point untuk menang. Ronde akan berganti setiap payload berhasil sampai, atau digagalkan dalam waktu yang ditentukan. Merebut spot mendapat 1 point, membawa payload ke target mendapat 1 point, total 2 point. Menggagalkan payload musuh juga mendapat score lho. Karenanya, dalam 1 ronde biarpun lo dapet 1 poin dari merebut spot, tim musuh juga bisa mencetak score dengan menggagalkan payload yang lo bawa.
  • Check-point hanya ada dalam mode competitive. Di mode casual, gak ada check point. Lo harus ngejar payload yang udah kejauhan itu dari tempat respawn awal dengan menaiki kuda. (ya, naik kuda, satu-satunya hal yang absurd di game ini) dan sering kali, misi lo gagal karena musuh keburu mengambil alih payload sebelum kuda lo sampe sana.
  • Tidak ada POTG atau MVP highlight, jadi kemenangan terasa milik bersama.

4. Drafting Karakter

Overwatch Vs Paladins
Sumber: youtube.com

Ada perbedaan system drafting yang sangat menjadi pertimbangan bagi peminat game team-based FPS ini :D

Overwatch

  • Dalam satu tim, player bisa menggunakan karakter yang sama, kecuali di mode competitive.
  • Di tengah permainan, player bisa menganti karakternya setiap respawn.
  • Musuh bisa menggunakan karakter yang sama dengan tim lo.

Paladins

  • Dalam satu tim, player tidak bisa menggunakan karakter yang sama.
  • Karakter yang dipilih akan digunakan sampai pertandingan usai (gak bisa ganti karakter di tengah game).
  • Musuh bisa menggunakan karakter yang sama dengan tim lo.
  • Lo bisa meng-edit skill loadout yang terdiri dari 5 kartu di lobby sebelum mulai bermain, yang memengaruhi gaya bermain karakter lo.
  • Lo bisa beli dan upgrade item sesuai kebutuhan setiap respawn dengan gold yang didapat dari poin objective atau kill musuh.

 

Contoh loadout kartu skill karakter. Bisa di-edit dengan menaikkan levelnya. Maksimal total 12 point :D

Overwatch Vs Paladins
Sumber: youtube.com

Contoh 4 tipe Item yang bisa lo beli dan upgrade dalam match (DEF, UTL, HLN, ATT, tidak bisa memiliki 2 tipe item yang sama). Seperti DOTA2 :D

Overwatch Vs Paladins
Sumber: youtube.com

Mungkin terdengar sepele, tapi inilah salah satu poin yang sangat membedakan dan sangat berpengaruh bagi player untuk memilih salah satu dari kedua game ini. Di Paladins, drafting karakter sangat menentukan alur permainan dibanding Overwatch :D

Sementara, untuk mengakali alur permainan, Paladins memiliki fitur yang keren, yaitu skill loadout dan item. Dengan adanya fitur tersebut membuat Paladins terasa seperti MOBA FPS. Sedangkan Overwatch, mengakalinya dengan fitur mengganti karakter. Lebih simpel dari Paladins, tapi cukup mempersulit broadcaster untuk menjelaskan dan mempersulit pendalaman karakter atau role bagi penonton awam :D

Lo bayangin kalo ada siaran Overwatch broadcaster-nya bingung kayak gini, “yak ternyata player X, menggunakan Genji, berhasil meratakan 3 pemain dari tim, eh sorry, ternyata player Y. Eh bukan deng, player Y pake Zarya sekarang. Eh itu yang pake Genji player X atau Y sih tadi?” nanya komentator sebelah.

5. Gamenya Gratis atau Beli?

Nah, ini yang paling penting pada akhirnya, F2P dan P2P menentukan banget peminat kedua game ini. Gue akan jabarkan kelebihan dan kekurangannya buat lo semua gengs. Yuk dibaca bareng. Ini budi…. :D

Overwatch

  • P2P (Pay to Play) alias beli, dengan harga dalam rupiah kisaran 500rb.
  • Skin, atau barang kosmetik lainnya bisa didapat gratis setiap pertandingan selesai.
  • Selain skin, ada juga spray (motif graffiti), voice pack (suara dan kalimat karakter) dll.
  • P2P kemungkinan membatasi jumlah pemain dari segi finansial.
  • Karena P2P, player yang memiliki game ini biasanya sudah paham dengan rule dan attitude lebih rapi dan serius. Sesuai istilah, “teliti sebelum membeli.” Tapi trash talker mah di game manapun pasti ada juga.

Paladins

  • F2P(Free to Play) alias GRATIS.
  • Skin, cards loadout, atau barang kosmetik lainya bisa didapat gratis setiap ID naik level, atau dibeli dengan gold yang didapat dari match. Bisa juga dibeli dengan cash.
  • Hanya ada skin hero, weapon, dan kartu loadout sebagai gimmick. Oiya lupa, sama ganti jenis kuda….
  • F2P bisa diakses siapa saja, otomatis total player bisa lebih banyak.
  • Karena F2P, kalian kemungkinan sering menemui player yang masih coba-coba dan gak tau misi. Atau kalau lagi apes, kalian akan nemuin rubbish player, dan anak belum cukup umur.

Jadi, itulah beberapa poin yang mungkin bisa ngasih pencerahan tentang Overwatch vs Paladins. Dua-duanya oke, seru, dan punya ciri khas masing-masing. So, semua tergantung selera kalian untuk memilih. Mudah-mudahan bermanfaat, kalau kalian punya sudut pandang tersendiri tentang game yang baru aja di jelasin ini, kasih tau ke gue dengan komentar di bawah ya :D

Jangan lupa, setiap Rabu, :Dagelan Gaming stream Overwatch di YouTube dengan host Mike “Headess”, follow instagram @dagelangaming atau langsung aja subscribe YouTube :Dagelan untuk info terupdate ya. Btw, menurut kalian perlu gak diadain stream dan mabar Paladins? Gaming, Asikin Aja Lagiii :D

Terlalu kurus untuk terlihat sehat, terlalu bokek untuk disangka pemadat. Berprofesi sampingan sebagai penabur Ward